Tentang TR. Sengkaling dan SFF

 Tentang TR. Sengkaling dan SFF

20160128_221203[1]

 Sengkaling Food Festival (SFF) is a new tourist icon in Malang, which was built in the Recreation Park Sengkaling (TRS). The concept of merging with the Culinary Recreation Park, supported the setting Site Plan, Building Design, Structuring Outlet and Lighting Systems are qualified so as to give the impression of sensational unforgettable

SFF occupies an area of ​​3 hectares in front of the TRS, the location is strategically located on the highway between Malang – Rock, close to several famous universities, among others; Malang Muhammadiyah University, Islamic University of Malang, UB and UIN Maulana Malik Ibrahim. Powered by SFF parking areas are very spacious, with good parking management system, able to accommodate hundreds of vehicles, which is expected to provide a sense of security and comfort for visitors SFF.

As the largest culinary center in East Java, SFF provide hundreds of tenants serving a variety of quality menu at a price that is affordable for all walks of life, from families and students, students and tourists. Besides the culinary, SFF also provides tenants who sell food / beverage typical of Malang that can be used by the – by, and there are boutiques selling designer clothes and quality. SFF is very appropriate as a place to hang out, meeting point, kongkow and gathered with family, friends or colleagues.

 

Tips dan trik mebuat blog

Tulisan tentang tips dan trik/tutorial/informasi unik

Sebelum anda membuat bloger anda harus mempunyai akun google terlebih dahulu bila anda belum mempunyai silahkan anda klik di bawah ini :

https://accounts.google.com/signup

 nah, kalau sudah buat akun google silahkan anda mengikuti langkah berikut :

1.Login Bloger

Setelah login selanjutnya kamu akan diarahkan ke halaman seperti yang tertera di bawah, silahkan klik tombol di sebelah kiri yang bertuliskan “Blog Baru”


 

2.  Beri Nama dan Pilih Alamat

Selanjutnya akan muncul halaman kecil yang mana terdapat 4 langkah singkat pembuatan blog di dalamnya, yaitu:

Penjelasan:

  1. Judul – Di bagian cara membuat blog gratis di blogspot ini isi dengan judul blogmu, sebaiknya yang sesuai dengan temanya agar mudah terindeks Google. Tapi ini bisa diganti kapan saja setelah blognya jadi.
  2. Alamat – Pada kolom ini anda harus pilih alamat blog gratisan yang belum digunakan orang lain, mislanya bloggue.blogspot.com dan sebagainya.  Jika sudah dipesan orang maka akan terlihat tanda seru (!) berwarna kuning seperti yang terlihat pada gambar atau kalau belum ada yang gunakan sama sekali maka akan tampak tanda benar atau centang berwarna biru. Jika sudah begitu lanjutkan ke step berikutnya.
  3. Template – Tampilan beberapa gambar yang terlihat ini adalah bentuk tampilan blogmu nantinya. Tapi tidak perlu khawatir karena ini masih bisa dirubah dengan yang lebih menarik dan keren dengan cara mempercantik nya melalui file template yang didownload di situs penyedianya yang gratis. Atau kalau belum paham, silahkan baca Cara Mengganti Template Blog yang sudah kami terangkan secara jelas bagaimana langkahnya hingga memiliki tampilan seperti web profesional dan berbayar.
  4. Klik ‘Buat Blog’ – Ini untuk men-save nama dan tampilan yang sudah dipilih dan blog gratisan sederhana anda pun telah jadi dan siap diisi berbagai artikel maupun penawaran bisnis di dalamnya.

Tambahan : Sebelum lanjut, luangkan waktu buat Logo secara Online di Logaster agar di bagian header blogmu menampilkan brand unik yang lebih menarik atau kalau belum tahu bisa baca tutorialnya di sini : Cara Membuat Logo Online Gratis

3.  Mengisi dan Menulis Artikel

Setelah mempunyai blog maka langkah selanjutnya yang harus kita tahu adalah bagaimana menulis artikel di dalamnya dan apa saja yang dilakukan agar bisa mulai aktif dan dikunjungi banyak orang. Berikut prosesnya :

a.  Masuk ke halaman penulisan

Note :

  • Silahkan anda klik tombol warna oranye (no 1) yang bergambar pensil tersebut untuk mulai posting article,
  • Atau klik icon tanda panah kecil untuk memilih beberapa pengaturan, misal ‘Pos‘ untuk melihat semua artikel yang sudah ditulis, ‘Laman‘ untuk menulis artikel menu seperti profil, kontak dan sebagainya, ‘Komentar‘ untuk melihat siapa saja yang telah memberi comment, dan ‘Statistik‘ untuk melihat jumlah pengunjungnya per hari, minggu atau bulan. Setelah masuk di bagian itu, anda juga masih bisa melihat tombol pos atuu membuat artikel baru di bagian kiri samping yang juga tulisannya oranye.

b.  Mulai posting

Keterangan (sesuai angka):

  1. Untuk keterangan nomor 1 di sisi dengan judul artikel yang akan kamu publikasikan, usahakan jangan terlalu singkat dan kalau perlu sesuai dengan tema yang kamu ingin bahas agar mudah terindeks.
  2. Kolom untuk mengetik tulisan blog anda.
  3. Untuk pengaturan dan gaya artikel, seperti mem-bold, huruf miring atau memperbesar kata dan lainnya.
  4. Label adalah sama dengan nama dari kategori artikelnya. Ini gunanya untuk mengelompokkan jenis tulisan dalam satu kategori, missal ‘WordPress’ yang isinya segala menyangkut soal tutorial wordpress tersebut.
  5. Tombol kuning dengan tulisan ‘Publikasikan’ adalah yang kita klik setelah selasai menulis  agar artikel tersebut bisa online dan dibaca semua orang.

Perkembangan atau Kemajuan Teknologi

Perkembangan atau Kemajuan Teknologi

Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di indonesia berkembang dari tahun ke tahun sejak indonesia masih dalam penjajahan Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia pada masa penjajahan dipelopori dan diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Pada waktu itu masyarakat diperkenalkan pada persenjataan modern baik yang ringan maupun yang berat. Teknologi lain yang diperlihatkan dan digunakan oleh Belanda berupa kendaraan tempur dan alat-alat transportasi lainnya. Teknologi-teknologi tersebut berasal dari negara-negara di Eropa. Kemudian pemerintah kolonial Belanda menanamkan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui pendidikan di sekolah-sekolah maupun dengan cara penggunaan secara langsung kepada masyarakat di indonesia.


Perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dari barat di Indonesia membawa dampak bagi kemajuan negara Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai melakukan pergerkan untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Di samping itu penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia juga membawa dampak bagi semangat juang bangsa Indonesia. Mereka memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi modern untuk mencari informasi-informasi terkini mengenai keadaan dunia. Oleh karena itu masyarakat Indonesia benar-benar terbantu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

             Pada masa kolonial perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi belum begitu maksimal. Pemerintah koloniallah yang menjadi penyebab perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia. Pemerintah kolonial menghalangi akses-akses masuknya ilmu pengetahuan dan teknologi dari barat ke Indonesia. Mereka juga melakukan pelarangan terhadap pendidikan bagi masyarakat Indonesia untuk mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi. Akibatnya indonesia tertinggal jauh dengan negara-negara di sekitarnya. Secara keseluruhan penyebab lain dari ketertinggalan Indonesia dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi adalah sebagai berikut :

a. Terbatasnya jumlah orang Indonesia yang mendapat pendidikan terutama pendidikan tinggi

b. Masyarakat Indonesia jarang terlibat langsung dalam pengembangan iptek

c. Pemerintah Belanda dan perusahaan-perusahaan yang berada di indonesia untuk melakukan alih teknologi.

d. Minimnya industrialisasi.

e. Kurangnya inovasi teknologi yang berarti di dalam masyarakat indonesia sendiri.

Setelah merdeka, perkembangan ilmu pengatahuan dan teknologi berkembang pesat di Indonesia. Hal ini didorong dengan terbukanya akses-akses untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Kemerdekaan menciptakan keadilan dalam mengakses ilmu pengetahuan dan teknologi bagi masyarakat di Indonesia. Mereka mempelajari sedikit demi sedikit di sekolah-sekolah yang sudah dibuka untuk semua kalangan masyarakat Indonesia. Dengan bekal pengetahuan ini kemudian masyarakat Indonesia melakukan berbagai inovasi dan eksperimen ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia.

Pembangunan bidang iptek pada PJPT II merupakan kesinambungan perluasan dari PJPT I. Menurut GBHN 1993 sasaran pembangunan ekonomi PJPT II adalah sebagai berikut:

  1. Tercapainya kemampuan nasional dalam pemanfaatan, pengembangan, dan penguasaan iptek yang dibutuhkan bagi peningkatan kesejahteraan, kemajuan, peradaban, ketangguhan, dan daya saing bangsa.
  2. Terpacunya pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan menuju masyarakat yang berkualitas, maju, mandiri, dan sejahtera yang dilandasi nilai-nilai spiritual, moral dan etik berdasarkan nilai luhur bangsa serta nilai keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Untuk mencapai sasaran tersebut, maka arah pembangunan iptek adalah sebagai berikut:

  1. Pemanfaatan pengembangan dan penguasaannya dapat mempercepat proses pembaharuan.
  2. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi.
  3. Memperluas lapangan kerja.
  4. Meningkatkan kualitas harkat dan martabat bangsa serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sedangkan kebijaksanaan iptek dalam Pelita VI pada PJPT II ada 5 sektor sebagai berikut.

1.      Teknik Produksi : Yaitu keseluruhan unsur yang turut berperan dalam kegiatan manusia yang menghasilkan barang dan jasa.

2.      Sektor Teknologi : Yaitu kemampuan teknologi dan rekayasa yang mendasari kemampuan bangsa Indonesia dalam melakukan inovasi.

3.      Sektor Ilmu Pengetahuan Terapan : Yaitu Ilmu pengetahun yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai aspek kehidupan manusia.

4.      Sektor Ilmu Pengetahuan Dasar : Yaitu ilmu pengetahuan yang menjadi landasan bagi pengembangan Ilmu Pengetahuan Alam, Sosial, Humaniora, dan mendukung mutu SDM.

5.      Sektor Kelembagaan Iptek L: Yaitu iptek yang diarahkan untuk meningkatkan SDM agar lebih produktif, kreatif, dan inovatif.

Sejarah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia setelah merdeka terbagi menjadi dua dekade. Pada dekade pertama, yaitu tahun 1945-1960, bangsa indonesia mulai mengerti arti teknologi produksi, walaupun masih dalam tingkat pasif dan penuh ketergantunga pada pihak luar negeri. Hasil dari pengenalan ilmu pengenalan teknologi untuk pertama kali yaitu pembangunan pabrik semen di Gresik, pabrik kertas di blabak (Magelang),pabrik gelas, dan kosmetik di Surabaya di pertengahan dekade 1950an. Pada dekade ke-2 yaitu pada tahun 1976 dengan mendirikan pabrik pesawat terbang di Bandung yang di beri nama industri pesawat terbang NUR TANIO (IPTN) yang menggunakan teknologi yang lebih canggih lagi. Teknologi dari pabrik pesawat terbang ini mengacuh pada teknologi di Jerman.

Ilmu pengetahuan dan teknologi di satu sisi bermanfaat bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, di sisi lain menimbulkan dampak negatif.

 

 

Kemajuan dan Manfaat IPTEK

1.    Limbah ternak untuk pupuk (kompos).

2.    Sampah dimanfaatkan menjadi gas bio yang berguna untuk keperluan memasak, penerangan, dan tenaga gerak.

3.    Dengan detoksifikasi surya yaitu sistim pengolahan air yang terkontaminasi dengan memanfaatkan panas matahari/ultraviolet sehingga menghasilkan air yang bersih.

4.    Dalam bidang komunikasi (radio,TV, telephone, handphone, internet) sehingga penggunaan waktu lebih efisien dan cepat mendap

Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP)

Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP)


Keunggulan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan

Program Studi Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Malang merupakan salah satu program studi di antara empat program studi yang ada di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang. Visi, Misi dan tujuan program Studi mengacu pada Fakultas dan Universitas. Kurikulum berbasis kompetensi yang ada dirumuskan untuk mencapai target Visi, Misi dan Tujuan tersebut. Struktur organisasi program studi terdiri dari Ketua dan Sekretaris Program Studi yang dilengkapi unsur pelaksana program studi yaitu Kepala Laboratorium, Koordinator Minat/Konsentrasi, tenaga Perpustakaan, Koordinator Penelitian & Pengabdian Masyarakat dan Tata Usaha.


Jumlah dosen program studi sebanyak 31 orang (terdiri dari 23 orang Dosen Tetap Program studi, dan 8 orang Dosen Tidak Tetap). Berdasarkan jenjang pendidikannya terdiri dari  1 orang Profesor, 6 orang Doktor (5 orang tetap dan 1 dosen Tidak Tetap, 24 orang lulusan strata 2, dengan jumlah mahasiswa aktif pada tahun akademik 2007/2008 sebanyak 320, rasio dosen dan mahasiswa adalah 1 : 10.

Suasana akademik sangat kondusif dengan fasilitas milik sendiri dan seluruh aktivitas proses belajar mengajar (PBM) berlangsung lancar. Sarana dan prasarana sangat lengkap, sehingga sangat mempengaruhi kegiatan PBM. Dosen-dosen yang mengampu mata kuliah sesuai dengan bidang masing-masing dan mempunyai pengalaman yang memadai, sehingga penerapan strategi dan metode mengajar sudah baik. Mahasiswa aktif mengikuti kegiatan perkuliahan dan aktivitas intra maupun ekstra kampus. Sistem evaluasi akademik telah dilakukan melalui Badan Kendali Mutu Akademik (BKMA) Universitas Muhammadiyah Malang dan Program Studi.

Rekruitmen mahasiswa baru sudah dilakukan melalui sistem yang baik yaitu dengan tes tertulis berupa Tes Potensi Akademik (TPA) dan bahasa Inggris serta test wawancara. Rekruitmen dilakukan di bawah kendali Unit Pelaksana Teknis Penerimaan Mahasiswa Baru (UPT-PMB) Universitas Muhammadiyah Malang. Namun yang menjadi persoalan calon mahasiswa baru program studi Ekonomi Pembangunan cenderung menurun.

Kegiatan penelitian dosen dan mahasiswa sudah banyak, baik yang didanai Universitas, DIKTI maupun dari lembaga instansi lain.   Hasil penelitian diseminarkan dan dipublikasikan melalui jurnal ilmiah maupun http://digilib.umm.ac.id. Kegiatan pengabdian pada masyarakat juga sudah baik, baik yang didanai oleh internal UMM, DIKTI maupun kerjasama dengan DIKNAS dan Menpora.

Dalam rangka untuk meningkatkan pelayanan kepada stakeholder, program studi Ekonomi Pembangunan menggunakan fasilitas teknologi informasi yang disediakan oleh universitas, yaitu dalam bentuk akses internet dan intranet. Melalui akses internet ini, telah dilakukan sentralisasi pengelolaan administrasi akademik yaitu dengan program Manajemen Administrasi Akademik (MAA). Dengan menggunakan MAA tersebut pelayanan administrasi akademik dapat ditingkatkan. Selain itu juga ada fasilitas digital library yang memudahkan  pencarian informasi ilmiah dari beberapa sumber perguruan tinggi yang tergabung dalam Indonesian Digital Library Network (IDLN).

Perkembangan Ilmu Ekonomi dan Study Pembangunan

Dalam mewujudkan visi, misi dan tujuan program studi Ekonomi Pembangunan, strategi yang dilaksanakan adalah :

  1. Mengembangkan secara optimal laboratorium jurusan dalam rangka menghasilkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi unggul dan kompetetif dibidang Industri dan Perbankan serta Perencanaan Pembangunan.
  2. Perbaikan secara berkelanjutan aktifitas pengajaran-pembelajaran melalui pengembangan dan evaluasi kurikulum, pengembangan metodik pengajaran dan pembelajaran yang berbasis pemanfaatan multimedia dan  kemapanan pengukuran kualitas akademik serta adanya jaminan kualitas mutu akademik.
  3. Peningkatan kemampuan mahasiswa melalui pengembangan keahlian entrepreneur, perbaikan dan kelancaran berbahasa inggris, mengintensifkan kegiatan ko-korikuler dan meningkatkan keterlibatan dalam event-event regional  nasional dan aktifitas ilmiah internasional.
  4. Meningkatkan kapabilitas dan komitmen staff/dosen melalui inovasi pendidikan akademik dan peningkatan kompetensi keilmuan melalui peningkatan kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat ,kinerja laboratorium jurusan serta studi lanjut.
  5. Menguatkan fasilitas kinerja laboratorium dan perpustakaan untuk mendukung penguatan secara profesional keahlian dibidang industri dan perbankan serta perencanaan pembangunan.
  6. Meningkatkan kualitas mahasiswa dengan mengundang, mengirim mahasiswa yang berkualitas pada berbagai event, baik regional maupun nasional.
  7. Memperbaiki dan meningkatkan kemampuan akademik profesional dengan mendatangkan bantuan teknik yang memadai, melakukan serangkaian sarasehan konferensi, seminar dan workshop dan meningkatkan sejumlah media publikasi.
  8. Meningkatkan penguatan relevansi melalui kolaborasi antara Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan dengan sektor swasta dan sector lainnya melalui pengembangan aktifitas profesional, on the job training, aktifitas-aktifitas pelatihan secara bersama dan melanjutkan pendidikan alumni.
  9. Secara aktif dan progresif mencari sumber-sumber dana eksternal guna peningkatan kualitas efektifitas pembelajaran dan penelitian dosen yang berkolaborasi dengan instansi eksternal, serta melibatkan mahasiswa dalam sejumlah penelitian dan pengabdian dosen.

Universitas Muhammadiyah Malang

Universitas Muhammadiyah Malang

 UMM Kampus 3

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) adalah perguruan tinggi swasta terakreditasi “A” dengan Nomor SK: 074/SK/BAN-PT/Ak-IV/PT/II/2013, yang berpusat di kampus III terpadu Universitas Muhammadiyah Malang, Jalan Raya Tlogomas 246 Kota Malang, Jawa Timur. Universitas yang berdiri pada tahun 1964 ini berinduk pada organisasi Muhammadiyah dan merupakan perguruan tinggi Muhammadiyah terbesar di Jawa Timur. UMM termasuk dalam jajaran PTS terkemuka di Indonesia bersama UII dan UMY. Oleh karena didominasi warna dinding putih, UMM sering disebut sebagai kampus putih

UMM merupakan salah satu universitas yang tumbuh cepat, sehingga oleh PP Muhammadiyah diberi amanat sebagai perguruan tinggi pembina untuk seluruh PTM (Perguruan Tinggi Muhammadiyah) wilayah Indonesia Timur. Program-program yang didisain dengan cermat menjadikan UMM sebagai “The Real

University”, yaitu universitas yang benar-benar universitas dalam artian sebagai institusi pendidikan tinggi yang selalu komit dalam mengembangkan Tri Darma Perguruan Tinggi

Pada sekarang ini Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menempati 3 lokasi kampus, yaitu kampus I di Jalan Bandung 1, kampus II di Jalan Bendungan Sutami 188 A dan kampus III di Jalan Raya Tlogomas 246. Kampus satu yang merupakan cikal bakal UMM, dan sekarang ini dikonsentrasikan untuk program Pasca Sarjana. Sedangkan kampus II yang dulu merupakan pusat kegiatan utama , sekarang di konsentrasikan sebagai kampus Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan. Sedangkan kampus III sebagai kampus terpadu dijadikan sebagai pusat sari seluruh aktivitas.

 

 Fakultas dan Jurusan

Universitas Muhammadiyah Malang pada saat ini mengelola 10 Fakultas, 1 Program Pascasarjana dan 2 Program Doktor.  Dari semua fakultas ini terdapat: 3 Prodi Diploma, 33 Prodi Starata 1, 7 Prodi Pascasarjana, 2 Program Doktor dan 2 Prodi Program Profesi.  Perkuliahan tersebar di 3 kampus, yaitu Kampus 1 (Program Pascasarjana dan Doktor), Kampus II (Fakultas Kedokteran dan Fakultas Ilmu Kesehatan), dan selebihnya kuliah di Kampus III.  Fakultas dan program studi yang di UMM adalah sebagai berikut:

Teknik Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Teknik Mesin Strata 1 Ilmu Komunikasi Strata 1
Teknik Sipil Strata 1 Ilmu Kesos Strata 1
Teknik Elektro Strata 1 Ilmu Pemerintahan Strata 1
Teknik Industri Strata 1 Sosiologi Strata 1
Teknik Informatika Strata 1 Hubungan Internasional Strata 1
D3 Elektronika Diploma 3 Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Pertanian dan Peternakan Pendidikan Biologi Strata 1
Agroteknologi Strata 1 Pendidikan B. Inggris Strata 1
Agribisnis Strata 1 Pendidikan Matematika Strata 1
Ilmu dan Teknologi Pangan Strata 1 Pendidikan B. Indonesia Strata 1
Kehutanan Strata 1 Civic Hukum / PPKN Strata 1
Peternakan Strata 1 Pend. Guru Sekolah Dasar Strata 1
Budidaya Perairan Strata 1 Hukum
Kedokteran Ilmu Hukum Strata 1
Pendidikan Dokter Strata 1 Psikologi
Profesi Dokter Profesi Psikologi Strata 1
Ilmu Kesehatan Profesi Magister Psikologi Profesi
Farmasi Strata 1 Pascasarjana
Ilmu Keperawatan Strata 1 Magister Agama Islam Strata 2
D3 Keperawatan Diploma 3 Magister Sosiologi Strata 2
Fisioterapi Strata 1 Mag. Kebij.& Pengemb. Pendidikan Strata 2
Profesi Keperawatan Profesi Magister Ilmu Hukum Strata 2
Agama Islam Magister Manajemen Strata 2
Tarbiyah Strata 1 Magister Agribisnis Strata 2
Syari’ah Strata 1 Magister Psikologi Strata 2
Ekonomi Syari’ah Strata 1 Magister Bahasa dan Satra Indonesia Strata 2
Twinning Program (Syariah-Hukum) Strata 1 Magister Matematika Strata 2
Ekonomi dan Bisnis Program Doktor
Manajemen Strata 1 Doktor Ilmu Sosial Strata 3
Akuntansi Strata 1 Doktor Pend. Agama Islam Strata 3
Ekonomi Pembangunan Strata 1
D3 Keuangan Perbankan Diploma 3

Visi

Menjadikan Universitas terkemuka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (IPTEKS) berdasarkan nilai-nilai Islam.

Misi

  • Menyelenggarakan pendidikan yang bermutu.
  • Menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dapat meningkatkan kesejahteraan manusia.
  • Menyelenggarakan pengelolaan universitas yang amanah.
  • Menyelenggarakan civitas akademika dalam kehidupan yang Islami sehingga mampu beruswah khasanah.
  • Menyelenggarakan kerjasama dengan pihak lain yang saling menguntungkan dalam pengembangan IPTEKS.

Tentang Daerah Saya

 PROBOLINGGO

Kota Probolinggo, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Terletak sekitar 100 km sebelah tenggara Surabaya, Kota Probolinggo berbatasan dengan Selat Madura di sebelah utara, serta Kabupaten Probolinggo di sebelah timur, selatan, dan barat. Probolinggo merupakan kota terbesar keempat di Jawa Timur setelah Surabaya, Malang, dan Kediri menurut jumlah penduduk. Kota ini terletak di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur dan menjadi jalur utama pantai utara yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali.

Probolinggo yang ada hubungannya dengan cerita kuno, yaitu jatuhnya sebuah benda bercahaya (meteor). Tempat jatuhnya benda tersebut oleh raja-raja dahulu dipilih sebagai tempat untuk mendapatkan perdamaian dan mengakhiri perselisihan.

Probo dalam bahasa Sanskerta berarti sinar, sedang Lingga berarti tanda, dalam hal ini tanda perdamaian. Dapat juga diartikan : asli atau sederhana (seperti perwujudan seluruh lambang yang sederhana).

Dengan lambang ini diharapkan jiwa nurani segenap penduduk Kota Probolinggo selalu mendapat tuntunan cahaya terang sehingga alam pikiran dan perbuatannya selalu ditujukan pada usaha tercapainya masyarakat adil makmur, sesuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945.

Sejarah

Kediaman residen Probolinggo pada masa Hindia Belanda

Pada zaman Pemerintahan Prabu Radjasanagara (Sri Nata Hayam Wuruk) raja Majapahit yang ke IV (1350-1389), Probolinggo dikenal dengan nama “Banger”, nama sungai yang mengalir di tengah daerah Banger ini. Banger merupakan pedukuhan kecil di bawah pemerintahan Akuwu di Sukodono. Nama Banger dikenal dari buku Negarakertagama yang ditulis oleh Pujangga Kerajaan Majapahit yang terkenal, yaitu Empu Prapanca.

Sejalan dengan perkembangan politik kenegaraan/kekuasaan pada zaman Kerajaan Majapahit, pemerintahan di Banger juga mengalami perubahan-perubahan/perkembangan seirama dengan perkembangan zaman. Semula merupakan pedukuhan kecil di muara kali Banger, kemudian berkembang manjadi Pakuwon yang dipimpin oleh seorang Akuwu, di bawah kekuasaan kerajaan Majapahit. Pada saat Bre Wirabumi (Minakjinggo), Raja Blambangan berkuasa, Banger yang merupakan perbatasan antara Majapahit dan Blambangan, dikuasai pula oleh Bre Wirabumi. Bahkan Banger menjadi kancah perang saudara antara Bre Wirabumi (Blambangan) dengan Prabu Wikramawardhana (Majapahit) yang dikenal dengan “Perang Paregreg”. Matar Pada masa Pemerintahan VOC, setelah kompeni dapat meredakan mataram, dalam perjanjian yang dipaksakan kepada Sunan Pakubuwono II di Mataram, seluruh daerah di sebelah Timur Pasuruan (termasuk Banger) diserahkan kepada VOC pada tahun 1743. Untuk memimpin pemerintahan di Banger, pada tahun 1746 VOC mengengkat Kyai Djojolelono sebagai Bupati Pertama di Banger, dengan gelar Tumenggung. Kabupatennya terletak di Desa Kebonsari Kulon. Kyai Djojolelono adalah putera Kyai Boen Djolodrijo (Kiem Boen), Patih Pasuruan. Patihnya Bupati Pasuruan Tumenggung Wironagoro (Untung Suropati). Kompeni (VOC) terkenal dengan politik adu dombanya. Kyai Djojolelono dipengaruhi , diadu untuk menangkap/membunuh Panembahan Semeru, Patih Tengger, keturunan Untung Suropati yang turut memusuhi kompeni. Panembahan Semeru akhirnya terbunuh oleh Kyai Djojolelono. Setelah menyadari akan kekhilafannya, terpengaruh oleh politik adu domba kompeni, Kyai Djojolelono menyesali tindakannya. Kyai Djojolelono mewarisi darah ayahnya dalam menentang/melawan kompeni. Sebagai tanda sikap permusuhannya tersebut, Kyai Djojolelono kemudian menyingkir, meninggalkan istana dan jabatannya sebagai Bupati Banger pada tahun 1768, terus mengembara/lelono.

Sebagai pengganti Kyai Djojolelono, kompeni mengangkat Raden Tumenggung Djojonegoro, putra Raden Tumenggung Tjondronegoro, Bupati Surabaya ke 10 sebagai Bupati Banger kedua. Rumah kabupatennya dipindahkan ke Benteng Lama. Kompeni tetap kompeni, bukan kompeni kalau tidak adu domba. Karena politik adu domba kompeni, Kyai Djojolelono yang tetap memusuhi kompeni ditangkap oleh Tumenggung Djojonegoro. Setelah wafat, Kyai Djojolelono dimakamkan di pasarean “Sentono”, yang oleh masyarakat dianggap sebagai makam keramat.

Di bawah pimpinan Tumenggung Djojonegoro, daerah Banger tampak makin makmur, penduduk tambah banyak. Dia juga mendirikan Masjid Jami’ (± Tahun 1770). Karena sangat disenangi masyarakat, dia mendapat sebutan “Kanjeng Djimat”. Pada tahun 1770 nama Banger oleh Tumenggung Djojonegoro (Kanjeng Djimat) diubah menjadi “Probolinggo” (Probo : sinar, linggo : tugu, badan, tanda peringatan, tongkat). Probolinggo : sinar yang berbentuk tugu, gada, tongkat (mungkin yang dimaksud adalah meteor/bintang jatuh). Setelah wafat Kanjeng Djimat dimakamkan di pasarean belakang Masjid Jami’.

KEBUDAYAAN PROBOLINGGO

  1. Jaran Bodhag dan Jaran Kencak

Jaran Bodhag dalam terminologi bahasa Jawa “Jaran” berarti kuda dan “bodhak” (bahasa Jawa dialek Jawa Timur, khususnya wilayah Timur) berarti wadah, bentuk lain. Walaupun belum diketahui angka tahun yang pasti sejak kapan kesenian “Jaran Bodhag” ini mulai diciptakan dan dikenal oleh masyarakat kota Probolinggo, namun dari beberapa sumber diketahui bahwa “Jaran Bodhag” diciptakan oleh orang-orang kota Probolinggo pada zaman awal kemerdekaan.

Pada waktu itu orang-orang Probolinggo, terutama orang-orang pinggiran dan miskin mendambakan suatu seni pertunjukan. Seni pertunjukan yang populer di kalangan masyarakat kota Probolinggo adalah “Jaran Kencak”, yakni kuda (jaran) yang “ngencak” (menari). “Jaran Kencak” sebutan dalam dialek lokal untuk menyebut “Kuda Menari”, sejenis pertunjukkan yang menggunakan kuda yang dilatih khusus untuk menari dan dirias dengan pakaian serta aksesoris lengkap.

Pada kalangan masyarakat miskin, yang karena kemiskinannya mereka tidak mampu memiliki atau menyewa kuda untuk “Jaran Kencak” ini, mereka membuat modifikasi Jaran Kencak dengan jaran (kuda) tiruan. Terbuat dari kayu menyerupai kepala kuda sampai leher, kemudian leher kuda kayu itu disambung dengan peralatan lengkap dengan aksesoris mirip “Jaran Kencak” asli, yang memungkinkan seseorang dapat berdiri di dalam dan dikelilingi aksesoris kuda. “Penunggang” kuda seolah-olah naik kuda, padahal ia berdiri dan berjalan (dengan kaki sendiri ) dengan menyangga leher kepala kuda lengkap dengan aksesorisnya sehingga dari jauh mirip orang yang naik “Jaran Kencak” itulah yang disebut dengan “Jaran Bodhag”.

Pada saat ini “Jaran Bodhak” masih populer di kalangan masyarakat kota Probolinggo. Dan kesenian ini biasanya digunakan untuk mengiringi dan mengarak acara hajatan, pernikahan, khitanan, dan sebagainya. Menurut Bpk. Priyono bentuk penyajian kesenian ini adalah arak-arakan di jalan maupun di halaman rumah. Kesenian ini tumbuh dan berkembang di mayarakat Probolinggo yang sampai sekarang masih aktif untuk mengadakan kegiatan pembinaan dan pementasan. Penyajian kesenian ini diiringi dengan musik tradisional yang terdiri dari kenong, gong, kendang, dan sronen. Jaran Bodhag dibawa oleh dua orang dengan sebutan janis dan penunggang jaran. Dalam penyajiannya juga ditampilkan tembang-tembang tradisi khas Jaran Bodhag dengan pakaian penuh gemerlapan, menarik, unik, yang didesain sendiri oleh pemiliknya dengan segala kemampuan estetiknya. Siapapun bisa naik Jaran Bodhag, karena gerakannya tidak rumit, tinggal mengikuti irama yang muncul dari musik kenong telo’. Keberadaan kesenian Jaran Bodhag ini merata diseluruh Kecamatan Kota Probolinggo.

  1. Ludruk

Ludruk merupakan satu bentuk pementasan drama kehidupan yang disajikan dengan pendekatan kehidupan sehari-hari masyarakat Jawa Timur pada umumnya. Lain halnya dengan kesenian ketoprak yang dalam penyajiannya menampilkan cerita legenda atau sejarah yang dikemas apik dengan memakai busana dan bahasa jawa, ludruk lebih mengedepankan cerita heroik dengan setting kebanyakan mengenai kehidupan masyarakat Jawa Timur.

Ludruk tumbuh dan berkembang hampir di semua daerah di Jawa timur bagian timur, termasuk di daerah Probolinggo. Tampilan ludruk khas Probolinggo jelas memiliki perbedaan dibandingkan dengan ludruk-ludruk di Surabaya atau di daerah lainnya, yakni pada bahasa yang dipakai. Ludruk di Probolinggo menggunakan bahasa Jawa Ngoko yang dicampur dengan bahasa Madura Pesisiran, baik dalam bentuk kidungan ataupun dialog para pemainnya. Walaupun dari segi bahasa yang dipakai berbeda, tetapi dalam hal pakem masih memiliki cerita yang sama. Hanya di beberapa bagian atau adegan diselipkan adegan tambahan yang bercirikan Probolinggo. Dan kesenian ludruk ini sering ditemui pada acara-acara hajatan.

Menurut Drs. Priyono Ludruk merupakan Seni pertunjukan yang lebih menonjolkan drama kehidupan sehari hari dengan model garap lawakan, Walaupun Ludruk juga kadang membawakan cerita legenda dan sejarah, keberadaannya cukup mewarnai dan menjadi hiburan masyarakat yang menarik. Ludruk adalah kesenian tradisi yang masih hidup di kota Probolinggo, kesenian peran yang bisa menggunakan segala bahasa, jawa, madura, Indonesia atau inggris sekalipun, juga enak dan pantas-pantas saja ketika menggunakan bahasa campuran.

  1. Ojung

Tradisi Ojung adalah tradisi saling pukul badan dengan menggunakan senjata rotan yang dimainkan oleh dua orang. Kedua peserta Ojung akan saling bergantian memukul tubuh lawannya. Jika peserta satu memukul, maka lawannya akan berusaha menangkis dan menghindar.

Tradisi ini memang mirip dengan olahraga Pedang Hanggar, dimana warga diajak beradu teknik dan kemampuan saling memukul dengan menggunakan sebilah rotan. Terdapat aturan permainan dalam tradisi ini, yakni setiap pemain memiliki jatah memukul dan menangkis masing-masing 3 kali. Bagi siapa yang banyak mengenai lawannya ketika memukul maka dialah yang menang.

Tradisi ini memiliki tujuan untuk menghindari datangnya bencana alam atau tolak bala’ dan selalu diselenggarakan pada setiap tahun. Keunikan lainnya dari tradisi ini adalah sebelum acara dimulai, warga selalu melakukan ritual terlebih dahulu berupa permohonan do’a kepada yang Maha Kuasa, agar kegiatan tersebut dapat berjalan dengan lancar dan tanpa ganjalan yang tidak diinginkan.

  1. Karapan Sapi Brujul

Karapan Sapi Brujul sebenarnya bermula dari keseharian petani membajak sawahnya. Kemudian dikembangkan menjadi perlombaan yang diadakan pada setiap musim tanam padi tiba. Karapan Sapi Brujul ini dilaksanakan di area persawahan.

Setiap sapi yang memenangkan perlombaan Karapan Sapi Brujul, dapat dipastikan memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Sehingga sapi yang mengikuti perlombaan ini dipastikan memiliki kualitas yang cukup baik. Tidak heran jika perlombaan ini sampai mengeluarkan biaya yang cukup besar.

Karena antusias masyarakat yang cukup besar, Karapan Sapi Brujul ini dijadikan sebagai obyek wisata kota Probolinggo. Sekarang ini perlombaan ter-sebut tidak lagi dilaksanakan pada musim tanam padi saja, namun di luar musim tersebut juga sering diselenggarakan.

  1. Karapan Kambing

Karapan Kambing, sebenarnya bermula dari sekedar menjadi obat kejenuhan dalam keseharian setelah menjalani kewajiban sebagai petani atau pedagang. Karapan Kambing ini merupakan perlombaan yang digelar setiap satu tahun sekali.

Sama seperti halnya karapan sapi, kambing-kambing ini menggunakan kaleles (rangka kayu yang diikatkan ke badan kambing), lalu kemudian diadu kecepatan dengan lawan pasangan lainnya. Dalam Karapan Kambing, kambing-kambing yang dilombakan tidak dibedakan berdasarkan ukurannya baik besar atau kecil. Semua kambing yang diperlombakan adalah kambing dengan jenis kelamin betina.

Ketika berada di arena perlombaan, kambing-kambing ini dilengkapi dengan beberapa peralatan. Beberapa peralatan yang digunakan diantaranya adalah jepitan telinga kambing, rekeng (sejenis bandulan tapi terpaku), kaleles, kalonongan (terbuat dari keleng kecil biasanya bekas dari korek api. Dan peralatan yang terpenting sebenarnya adalah balsam dan minyak angin. Karena pada beberapa bagian tubuh kambing akan dilumuri balsem dan minyak angin sehingga kambing tersebut akan merasakan kepanasan dan akan berlari kencang sekuat tenaga.

Ciri dari kambing karapan yang bagus terletak pada bentuk kepala yang cenderung kecil, badan lurus, pangkal kaki depan tampak besar, posisi badan seperti nungging, usia minimal 3 bulan dan belum beranak. Postur yang demikian sering menjadi pemenang dalam perlombaan karapan kambing ini.

  1. Petik Laut

Tradisi Sya’banan. Tradisi ini berasal dari masyarakat yang bertujuan untuk menyambut hadirnya bulan puasa. Biasanya pada tanggal 15 bulan Sya’ban (15 hari sebelum bulan puasa tiba) masyarakat hadir dengan membawa makanan dan bersuka cita sambil duduk-duduk di tepian pantai menikmati panorama laut yang tertimpa sinar bulan purnama. Tradisi seperti ini sudah dilakukan oleh masyarakat setiap tahun. Sehubungan dengan tradisi itu diadakan lomba balap perahu (Petik Laut).

Setiap tahunnya para nelayan yang tergabung di dalam Paguyuban Nelayan selalu mengadakan kegiatan ritual yang telah ditetapkan menjadi event tahunan oleh Pemerintah Kota Probolinggo yaitu kegiatan Petik Laut ini. Kegiatan ini melambangkan ungkapan rasa syukur kepada Tuhan YME atas rahmat dan karunia-Nya kepada seluruh umat. Selain itu kegiatan ini bertujuan untuk tetap melestarikan budaya gotong-royong dan kebersamaan yang telah diwariskan secara turun-temurun dari para leluhur sehingga menjadi tradisi di daerah sepanjang pesisiran pantai kota Probolinggo.

  1. Perahu Hias

Lomba Perahu Hias merupakan tradisi masyarakat pesisiran pantai kota Probolinggo yang secara beriringan untuk berlomba menghias kapal atau perahu dengan bermacam-macam hiasan yang menarik. Lomba ini selalu mampu menarik minat para wisatawan baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Kegiatan ini telah menjadi event tahunan dan diselenggarakan bertepatan dengan hari jadi Kota Probolinggo pada tanggal 4 September.

MAKANAN KHAS PROBOLINGGO

  1. Soto Kraksaan Khas Probolinggo
  2. Nasi Glepungan Khas Probolinggo
  3. Kepiting Olok Khas Probolinggo
  4. Ketan Ketarok Khas Probolinggo
  5. Anggur Prabu Bestari Khas Probolinggo

 

Tentang Saya

10441425_414578898684904_4955146522791777178_n

Nama saya Ainul Yakin.

Saya lahir 20 tahun yang lalu tepatnya pada tanggal 08 Desember 1995 di Probolinggo.

Saya kulyah di Universitas Muhammadiyah Malang, fakultas ekonomi dan bisnis jurusan ekonomi pembangunan.Saya orangnya apa adaya bukan ada apanya hehe…

makanan kesukaan saya nasi goreng. hobi saya berolah raga yaitu futsal selain itu saya juga hobi bermain musik.